Selasa, 23 Oktober 2012

MACAM-MACAM KEBUDAYAAN BALI


Pulau Bali adalah salah satu dari sekian banyak pulau-pulau di Indonesia yang mempunyai kekayaan budaya dan mampu memeliharanya walaupun era globalisasi dengan segala dampaknya menerjang dengan intensitas yang tinggi, namun Bali yang dijuluki surganya wisata itu,
masyarakatnya tetap konsisten dengan budayanya sendiri yang sudah  diwariskan oleh nenek moyangnya dari berbagai generasi. Walaupun Pulau Bali dikunjungi oleh wisatawan dari dalam negeri maupun manca negara dimana tidak menutup kemungkinan terselipnya pola hidup barat disekitarnya, namun kehidupan masyarakat Bali dan kultur budayanya tak mengalami pergeseran. Beberapa kalangan mengatakan bahwa  Pulau Bali dikenal juga sebagai surganya pariwisata Indonesia bahkan para wisatawan manca negara dari belahan dunia manapun sudah mengenalnya, dari mulut ke mulut dan anehnya mereka lebih mengenal pulau bali daripada negara Indonesia. Dalam perspektif kepariwisataan Bali menawarkan banyak hal tentang dunia pariwisata dengan sarana dan prasarana memadai, bahkan fasiltas internationalpun tercermin dengan adanya fasilitas  bintang lima yang dikemas secara menarik hasil perpaduan konsep arsitektur modern dengan konsep lokal hindu yang bertebaran di berbagai macam titik strategis di Pulau Bali itu. Pernik-pernik pariwisata juga banyak dijumpai sepanjang tempat di daratan pulau dewata itu, mulai dari pakaian santai, perhiasan buatan lokal, kerajinan, barang antik dan artefak mudah dijumpai tempatnya. Perlengkapan kebutuhan akan fashion semacam berbahan kulit khususnya disenangi oleh kalanga muda, merupakan salah satu produk yang ditawarkan dengan segala sesuatunya mulai dari tas sampai ke jaket kulit, semua dengan harga yang luar biasa dan terjangkau semua kalangan. Bagi yang hobby berbasah-basahan dengan air laut, Pulau Bali memiliki kelas dunia scuba diving , snorkeling dan tempat olahraga pantai yang menarik. Ketika matahari terbenam para pengunjung pariwisatapun dimanjakan dengan keindahan pemandangn senja hari yaitu Tanah Lot, kemudian diteruskan dengan  makan malam yang romantis dibawah indahnya sinar rembulan atau menonton tarian api bali dan pertunjukan keramaian tangan dan suara oleh tarian kecak. Suasana pestapun   dapat digelar dengan berbagai macam warna komunitas budaya barat melalui bar, diskotik dan klub malam telah siap memanjakan pesta anda hingga matahari muncul di ufuk timur. Dari sini dapat dijabarkan bahwa Dunia pariwisata di Pulau Bali dengan segala kekayaan budayanya terbuka lebar tak terhalangkan oleh waktu dari mulai matahari terbit, pagi, siang dan sore serta menjelang senja bahkan sampai larut malampun denyut nadi pariwisata Bali,tetap berjalan dengan atmosfir kekhasannya dan ini membuktikan bahwa keberadaan Industri Pariwisata Bali tak dapat diragukan lagi.




* Pulau Bali dengan keragaman kekayaan budaya memposisikan Pulau bali sebagai surganya dunia pariwisata, tidak hanya dalam taraf nasional ditingkat internationalpun Pulau Bali berani menunjukkan eksistensinya sebagai rajanya  wisata Indonesia yang mampu menyedot wisatawan dunia *

 1. Profesi masyarakat Bali
Masyarakat pulau Bali, selain masyarakatnya berprofesi sebagai seniman yang terus berproduksi menghasilkan karya lukis atau patungnya kemudian diapresiasi melalui pameran, juga ada kesehariannya memproduksi kerajinan untuk cinderamata seperti kain batik, pakian santai kerajinan bambuatau kayu serta jenis lainnya. Sebagai pemandu pariwisatapun juga ada dan sebagian lagi menyelesaikan pekerjaannya dengan cara bertani. Mereka secara berkala mengadakan diskusi tentang membudidayakan petanian dengan dipandu oleh pemerintah setempat. Untuk yang terakhir ini masyarakat Bali mempunyai sistem pengairan yang sudah lama diwariskan nenek moyang mereka dalam menangani permasalah bercocok tanam. Sistem ini dinamakan dengan Subak. Yaitu suatu sistem pengairan yang dilakukan dengan mengatur aliran sungai kecil sebagai jalannya air, dari tempat yang lebih tinggi menuju ke tempat lebih rendah sehingga sistem persawahannya diatur secarabertingkat-tingkat. sistem ini mengikuti sifat air yaitu air akan selalu mengalir terus ke tempat yang lebih renadah. Tidak heran jika kita menyaksikan pemandangan di Pulau Bali itu akan di jumpai persawahan yang bertingkat-tingkat.











* Masyarakat Bali berprofesi sebagai seniman, pengrajin cinderamata,  pemandu wisata juga berprofesi sebagai petani, dengan mengolah pertaniannya dengan sistem pengairan hasil warisan nenek moyang mereka bernama Subak *

2. Kegiatan Ritual Keagamaan
Kehidupan masyarakat bali kental dengan kultur kereligiusannya, oleh karena itu pada hari-hari tertentu mereka secara khusuk melakukan aktifitas persembayangan. Pada waktu melakukan persembayangan tersebut sangat mengundang perhatian para wisatawan yang berkunjung, untuk menyaksikan upacara keagamaan mereka. Dalam pelaksanaan upacara itu selalu ditandai dengan berarak-arakan membawa sesaji untuk persembahan kepada Sang Widi. Sepanjang arak-arakan tersebut, masyarakat Bali tua, muda, laki-laki maupun perempuan ramai-ramai menjalankan ritual agama mereka di tempat-tempat persembayangan, orang Bali menyebutnya Pura (baca pure) yaitu suatu tempat dengan bangunan khas hindu Bali untuk perembayangan umat hindu, dalam pandangan umat islam menyebutnya masjid atau surau. Di tengah derasnya arus modernisasi dimana pengaruh budaya barat terus mengacam budaya lokal dalam jaringan cyber virtual digital tersebar luas di tengah masyarakat dalam intensitas tanpa batas itu, masyarakat umat hindu Bali tetap menyelenggarakan ritual budayanya tanpa terpengaruh oleh rayuan dan bujukan dari munculnya budaya modern dengan segudang kegalmoran hidup terbungkus dalam selimut Budaya Populer yang terus mengancamnya. Karena penanaman kekuatan ideologi kulturnya itu, masyarakat Bali hingga kini masih konsisten memegang kekentalan dengan ke lokalan budayanya, walaupun arus globalisasi yang membawa turis-turis dari berbagai macam negara dengan budayanya itu terus menghantui perjalanan kekuatan budaya masyarakat bali, namun budaya yang kaya ritual itu,  masih tetap terjaga keutuhannya serta mampu berdiri tegak dengan kokohnya.




* Kekuatan masyarakat Bali dalam melakukan ritual persembayangan, sebagai salah satu kebutuhan rohkhaninya masih terjaga dengan baik, walaupun kerasnya arus globalisasi dengan membawa budaya barat itu terus menghantuinya *

 3. Kesenian Tari
Dalam bidang seni tari, Pulau bali mempunyai tarian yang cukup dikenal oleh masyarakat luas seperti Tari kecak yang mempunyai ciri khusus dimana dalam penyajiannya tarian ini mempunyai karakter jumlah penarinya besar dan tanpa busana hanya memakai celana dengan dililiti oleh kain motif kotak-kotak ptih hitam mirip papan catur itu. Keistimewaan tarian ini adalah pada pementasannya selalu ramai menimbulkan suara gemuruh saling bersautan satu sama lain dengan mengucap kan kata cak…cak…cak…kecak…kecak… membuat orang yang menontonnya menjadi semangat dan secara otomatis badan akan ikut tergerak dibuatnya.Dari ciri itulah hingga tarian ini menjad terkenal dan sekaligus sebagai ciri khas budaya Bali. Bertahun-tahun tari kecak ini dilestarikan oleh masyarakat Bali dari beberapa generasi, meskipun berbagai macam tari-tarian modern dari luar juga turut mewarnai tarian lokal sebagai sarana pengembangannya. Oleh karena itu tidak heran di daratan yang juga dikenal dengan nama Pulau Dewata itu, banyak sanggar tari yang bertujuan sebagai sarana pengembangan tari dan sekaligus sebagai sarana apresiasi bagi masyarakat Bali itu sendiri, terutama pemberian latihan sejak dini bagi anak-anak Bali agar mencintai-tariannya sendiri. Namun kecintaan masyarakat Bali untuk selalu melestarikan kekayaan budayanya terlanjur melekat, sehingga tarian itu akan terus ditumbuh kembangkan dari generasi satu ke generasi lainnya meskipun budaya populer lewat berbagai macam pernik-pernik peradaban barat terus menghantuinya. Tarian lain yang tidak kalah hebatnya dalam persepsi para wisatawan atau katakanlah orang biasa saja, pasti mengenalnya dengan baik yaitu tarian barong. Sebuah tarian atraktif oleh penarinya dengan visualisasi gerak begitu fleksibel dalam menyajikan pergerakan dengan lenggak lenggoknya para penari yang terselip dalam tampilan yang mirip binatang singa ini, dapat memutar balikkan badan dan menggoyangkan kepala kiri kanan serta atas bawah mengikuti irama gemuruhnya suara gamelan membuat suasana semakin meriah. Tari Barong adalah sebuah tari penggambaran tentang pertarungan yang tiada akhir antara kebaikan dengan visualisasi Barong  dan kejahatan dengan visualisasi Rangda. Pada tarian ini juga disertakan beberapa pendukungnya dengan memberikan adegan penusukan keris ke dada masing-masing peserta, hal ini  mengibarat kan pasukan Ailangga yang terbius oleh sihir Rangda telah ditong oleh Barong hingga pasukannya itu kebal dengan tusukan keris yang diarahkan kepadanya.  Pementasan ini bersifat suci dan sakral penuh dengan ritual, oleh karena itu sebelum pementasan pemimpin rombongan pementasan memberikan percikan  air suci yang diambil dari gunung agung itu, kemudian disertai dengan pemberian sesaji.  Pengertian ini menegaskan bahwa sifat kebaikan dan sifat kejahatan itu selalu dekat dengan kehidupan manusia, oleh karena itu dalam kehidupan selalu diwarnai dengan manusia yang mempunyai sifat baik dan ada juga yang mempunyai sifat jahat, dan dalam perjalanannya selalu bertempur tiada akhir sampai garis kematian memisahkannya.  Suatu gerakan badan dengan tangan yang serba dinamis serta lirikan mata tajam ke kanan dan ke kekiri serta di tanganya membawa tempayan tempat sesaji dengan ciri khas pada daun kelapa muda atau janur yang terurai ke bawah seakan menutupi sebagian tangannya, diiringi dengan gemuruhnya gamelan seolah menggambarkan tarian Pendet. Tarian ini awalnya adalah bersifat sakral karena tarian ini bertujuan penyambutan para Dewata turun ke bumi, sehingga pementasannya hanya di lingkungan Pura yaitu tempat persembahyangan umat hindu di Bali. Tari Pendet merupakan tarian persembahan yang diwujudkan dalam bentuk tari upacara jadi disini nilai kesakralannya masih dijaga. Seiring dengan perkembangan zaman para seniman-seniman Bali memodifikasinya menjadi tarian upacara selamat datang, namun tidak mengurangi nilai kesakralannya.  Di Pulau Bali juga dikenal Tari Topeng yaitu sebuah tarian dimana penarinya menggunakan topeng. Tarian ini awalnya juga mengadung kesakralan atau bersifat magis, diceritakan bahwa tari topeng yang terkenal adalah topeng pejagan yang disimbulkan sebagai suatu perjalanan Sidhakarya ingin bertemu dengan Rajanya. Orang Bali percaya bahwa topeng tersebut merupakan titisan dari Sidhakarya dan istimewahnya tarian ini diyakini dapat menyembuhkan penyakit. Tarian biasanya dimainkan sedikitnya 2 sampai 5 orang dan pemakian topeng mempunyai karakter yang berbeda. pada 2 orang membaginya yang satu topeng pajegan dan satunya lagi adalah topeng wali yang bertugas mengiringi dan memberikan cerita-cerita tentang masyarakat Bali pada zaman kerajaan dahulu.






* Kekayaan budaya Bali lewat beragam tari-tarian itu, sudah terlanjut melekat pada masyarakat Bali dan mereka terus berusaha mengapresiasi pelalui pelatihan di sanggar guna mewariskan kepada generasi berikutnya, walaupun dalam perjalannya itu Budaya Populer dengan pernik-pernik peradaban barat telah menghantuinnya *

4. Bali Art Festival
Bali Art Festival  merupakan salah satu budaya masayarakat Bali yang diselenggarakan secara berkala, dimana acara ini merupakan ajang pementasan semua kebudayaan masyarakat bali selama sebulan penuh lamanya. Penyelenggaraan ini menampilkan berbagaimacam kesenian yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat Bali itu sendiri misalnya panggung pertunjukan usik dari klasik sampai yang aneh-aneh hasil kolaborasi para senimannya, pameran seni lukis, kerajinan tangan, panggung pertunjukan, berbagaimacam tari-tarian baik tradisional maupun modern, pameran budaya Bali, Pameran Komersil sampai arak-arakan seni semua menunjukkan keharmonisan masyarakat Bali untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Penyelenggraan ini merupakan upaya pemerintah dengan dukungan dari masyarakatnya untuk mensukseskan Bali sebagai pulau pariwisata yang paling menarik di Indonesia. Festival ini merupakan kegiatan budaya tahunan masyarakat Bali,   dengan diikuti berbagai macam komponen masyarakat yang ada di pulau Bali, dalam rangka mensukseskan program pariwisata di Pulau Bali. Peserta dari acara ini adalah instansi pemerintah, sekolah, sanggar, kelurahan, komunitas serta organisasi sosial. Masing-masing peserta berusaha menunjukkan kebolehannya atas atribut-atribut yang dibawakannya, disertai dengan atraksi tertentu untuk menarik perhatian penonton, khususnya para wisatawan baik dari dalam negeri maupun wisatawan manca negara. Kalau dikaitkan dengan kegiatan dari masyarakat Yogyakarta mirip dengan perayaan Sekatenan, dimana kegiatan ini didahului oleh Pameran budaya Yogyakarta dan komersil selama sebulan di alun-alun utara yogyakarta dan lalu diakhiri dengan grebeg sekaten sebagai kegiatan ritual masyarakat Yogyakarta .




* Perayaan kegiatan Bali Art Festival merupakan acara tradisi masyarakat Bali berpartisipasi dalam mensukseskan Bali sebagai pusat Pariwisata terindah baik untuk wisatawan kota maupun wisatawan manca negara melalui pagelaran kesenian khas budaya Bali dengan keragam jenisnya *

5. Upacara Pembakaran Mayat/ Ngaben
Satu lagi ritual yang spektakuler dari masyarakat Bali adalah penyelenggaraan upacara Ngaben. Penyelenggaraan upacara Ngaben merupakan ritual pembakaran mayat atau kremasi umat Hindu yang diadakan dan diritualkan secara adat oleh masyarakat di pulau yang terkenal dengan pulau dewata itu.  Di dalam Panca Yadnya,yang dipercaya oleh masyarakat Bali,  upacara ini termasuk dalam Pitra Yadnya, yaitu upacara yang ditujukan untuk roh lelulur mereka. Makna upacara Ngaben pada intinya adalah untuk mengembalikan roh leluhur (orang yang sudah meninggal) ke tempat asalnya. Seorang Pedanda mengatakan manusia memiliki Bayu, Sabda, Idep, dan setelah meninggal Bayu, Sabda, Idep itu dikembalikan ke Brahma, Wisnu, Siwa selaku Dewa yang dipercaya oleh masyarakat atau umat hindu khususnya masyarakat hindu Bali. Upacara Ngaben biasanya dilaksanakan oleh keluarga serta sanak saudara dari orang yang telah meninggal, sebagai perwujudan rasa hormat seorang anak terhadap orang tuanya. Dalam sekali penyelenggaraan upacara ini biasanya menghabiskan dana besar sekali,  sekitar  15 juta s/d 20 juta rupiah. Upacara ini biasanya dilakukan dengan semarak, melibatkan banyak orang, bahkab kegiatan ini termasuk ritual kolosal. Biasanya upacara selalu diselingi dengan arak-arakan yang membawa atribut-atribut berukuran rakssa panjangnya dan dipikul oleh puluhan orang. Dalam pelaksanaannya upacara ini tidak ada isak tangis, namun dengan keceriahan dan semangat yang luar biasa, karena di Bali ada suatu keyakinan bahwa kita tidak boleh menangisi orang yang telah meninggal karena itu dapat menghambat perjalanan sang arwah menuju tempatnya.





* Penyelenggaraan Upacara Ngaben termasuk besar sekali dan tergolong kegiatan ritual kolosal yang dilakukan oleh masyarakat Bali, karena melibatkan ratusan orang jumlahnya. Penyelenggaraan upacara ini merupakan bentuk terima kasih seorang anaknya kepada orang tuanya yang telah meninggal *

6. Perayaan Hari Raya Nyepi
Perayaan Hari Raya Nyepi, tergolong hari istimewa bagi masyarakat Bali, karena pada hari itu di dalam kalender Indonesia termasuk hari libur nasional. Hal ini membuktikan kebhinekaan untukmenyelenggarakan ritual keagamaan di Indonesia telah disamakan haknya disesuaikan dengan kepercayaan masing-masing. Perayaan ini mempunyai keunikan tersendiri bagi masyarakat Bali dan keunikannya itu  ditampilkan dengan pelaksanaan Catur Bratha penyepian dan perayaan pengerupukan sehari sebelum hari Nyepi itu diadakan. Biasanya, di hari pengerupukan, masyarakat Bali sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk merayakannya, yang menjadi topik utama tentang keunikan itu sendiri adalah pembuatan Ogoh-ogoh yang bentuknya luar biasa besarnya dan bentuknya bermacam-macam menyerupai Bhuta atau raksasa yang melambangkan kejahatan, dan (dalam pewayangan jawa disamakan dengan golongan kurawa termasuk Rahwana). tradisi ini sudah ada sejak jaman dahulu yang diwariskan dari generasi ke generasi hingga sampai ke generasi zaman sekarang ini. Pelaksanaan ogoh-ogoh biasanya di arak keliling desa atau kota dan ketika perayaan pengrupukan yang penggambarannya berupa simbol dari bhuta kala yaitu (pengaruh jahat), akan di bakar setelah selesai di arak.  inilah yang biasanya menjadi ciri khas sekaligus tontonan menarik penuh makna bagi masyarakat sekitar Bali, dan umat Hindu di Bali pada khususnya. Bagi wisatawan asing hal ini merupakan moment yang menarik untuk diabadikan, makanya ketika Ogoh-ogoh diarak dan dimainkan secara atraktif, maka ribuan bahkan jutaan orang meliha, memandang, memperhatikan dan mengabadikan peristiwa tersebut baik dengan kamera poket maupun dengan kamea video.






* Perayaan Hari Raya Nyapi merupakan kegiatan ritual umat hindu Bali dengan ciri kekhasannya tersendiri yaitu pembuatan ogoh-ogoh dengan bentuk bermacam-macam Butha berukuran sangat besar. Ritual ini sangat ramai dikunjungi atau disaksikan turis-turis lokal Indonesia sendiri maupun manca negara *

7. Wisata Pantai
Pantai-pantai yang ada disekitar pulau Bali juga dikenal dengan keindahannya, maing-masing pantai itu mempunyai karakter tersendiri misalnya kawasan pantai Sanur merupakan alternatif bagi para turis lokal maupun manca negara yang ingin menghindari nuansa hiruk pikuk keramaian susana kota seperti Kuta, Legian atau Seminyak. Di area ini akan mendapatkan ketenangan dan kenyamanan dalam menikmati keindahan pariwisata dengan adanya fasilitas dan prioritas utama dari pengelolahnya. Bagi yang suka berjemur diri dan  menikmati sinar matahari terbit (sunrise) maka Sanur adalah tempat yang sangat tepat untuk disinggahi oleh para wisatawan, banyaknya pengunjung setiap hari ke tempat ini dikarenakan pantai ini memiliki panjang 3 kilometer dengan garis pantai menghadap ke timur sehingga kegiatan apapun mudah diadakan. Pantai Sanur terkenal dengan pantainya yang berwarna putih bersih dan lembut, Disamping itu pantai  Sanur merupakan pantai yang berkarakter batu karang,  sehingga memiliki kelebihan tersendiri terutama para turis yang menyenangi petualangan di batu karang. Pantai yang terkenal dengan aktifitas kehiruk pikuannnya, adalah Pantai   Kuta terletak di Kabupaten Badung. Daerah ini merupakan daerah tujuan wisata turis manca negara, dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal tahun 70-an. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari terbenam (sunset beach) sebagai lawan dari pantai Sanur.  Selain pemandangan yang indah itu Pantai Kuta, dipadati dengan pertokoan, restoran dan tempat permandian serta menjemur diri. Selain keindahan pantainya, Pantai Kuta juga menawarkan berbagai macam jenis hiburan lain misalnya bar dan restoran di sepanjang pantai menuju pantai ini juga memiliki ombak yang cukup bagus untuk olahraga selancar (surfing). Pantai Tanah Lot merupakan pantai yang terrindah di pulau Bali. Pantai ini menghubungkan antara daratan dengan sebuah pulau kecil dimana pulau ini didirikan pura tenpat persembayangan umat hindu. Pantai ini mempunyai keistimewaan jika waktu siang airnya menjadi dankal sehingga para wisatawan dapat menyebrang untuk naik ke pulau ini. Dan disaat senja air pasang mulai naik sehingga dasar laut tidak bisa dilewati karena penuh dengan air akibat pasang. Pemandangan ini akan lebih spektakuler jika Tana Lot dipandang atau diabadikan waktu senja sehingga menghasilkan foto siluet atau Sunset.







* Pantai-pantai yang ada di pulai bali begitu indah dinikmati dan setiap pantai mempunyai karakter masing-masing sehingga wisatawan yang datang bisa memilihnya sesuai dengan keinginannya *

8. Festival Layang-Layang
Festival Layang-Layang di Bali atau Bali Kite Festival merupakan kegiatan masyarakat Bali yang selalu diadakan setiap tahun pada musim anging kencang sekitar bulan Juli hingga Agustus. Mengapa festival tersebut selalu diadakan pada musim angin cukup kencang hembusnya, dikarenakan komponen utama untuk menggerakkan layang-layang adalah kekencangan angin sebagai pendorong untuk naiknya layang-layang tersebut. Permainan layang-layang merupakan suatu hoby bagi masyarakat hindu di pulau Dewata itu,  sehingga hoby yang digemari oleh kalangan anak-anak, muda, dewasa bahkan wanitapun turut mencitainya hingga  menjadi suatu tradisi masyarakat Bali. Untuk memberikan fasilitas yang lebih baik dalam penampilan layang-layang tersebut, maka perlu adanya festival yang dimotori oleh masyarakat Bali itu sendiri. Sebagai pesertanya pun juga beragam tidak hanya warga bali saja kan tetapi warga lainnya juga ikut berpartisipasi dalam festival tersebut. Bahkan masyarakat Bali itu sendiri beranggapan pementasan ini mempunyai makna ritual keagamaan, maka dari itu masyarakatnya secara ramai-ramai bergotong royong mensukseskan atas terselenggaranya kegiatan ini. Ritual ini dipersembahkan kepada Dewa Rare Anggon yang dipercaya oleh masyarakat Bali sebagai Dewa pelindung area persawahan, dengan harapan sawahnya nanti dilindungi dari serangan hama wereng dan burung, sehingga pananennya nanti bisa mengalami keberhasilan. Lokasi penyelenggaraannya selalu di laksanakan di kawasan pantai dimana disitu banyak anginnya. Seperti penyelenggaraan Festival Layang-layang tahun 2011 lalu berlokasi di Pantai Padang Galak Sanur Denpasar Bali. Dalam festival ini ada 3 kategori tradisional berupa bebean, janggan dan pecukan, satunya lagi adalah kategori kreasi baru. Dalam pementasannya kegitan ini melibatkan ribuan orang termasuk penontonnya. Pasing-masing peserta juga melibatkan banyak orang, karena diperlukan untuk menarik layangan yang begitu besar ukurannya belum lagi dengan tiupan dari kekencangan angin yang berhembus, jika nggotanya sedikit bisa-bisa mental dan terseret oleh layangan itu sendiri…wah…gawat gitu loh…Pada hari penyelenggaraan festival layang-layang tersebut Bali dibuat ramai dengan warna-warninya berbagaimacam bentuk tertiup angin dan melambai-lambai di kawasan langit biru, membuat hati kita mengatakan wah…begitu indahnya lagit Bali kali ini.







* Festival Layang-Layang Bali merupakan kegiatan hobby dan sekaligus bentuk ritual yang dilakukan oleh masyarakat Bali untuk persembahan kepada Dewa Rare Anggon, agar melindungi persawahan dari serangan hama wereng dan burung *

9. Sarana Hotel
Dengan kekayaan budayanya itu Bali telah menjelma  menjadi pulau yang sangat mengagumkanwisatawan baik dalam negeri maupun manca negara, oleh karena itu tidakmengherankan bahwa segala macam aktifitas masyarakat Bali dari waktu ke waktu telah membius para wiatawan diseluruh dunia untuk menjenguknya. Keindahan alam serta keragaman budayanya  membuat jutaan wisatawan rela meluangkan waktunya untuk berkunjung ke pulau dewata ini. Sudah semestinya dan memang seharusnya perangkat instansi pemerintahan Bali beserta dukungan masyarakatnya harus bisa membaca situasi perkembangan dunia pariwisata Bali untuk menyiapkan infrastuktur yang memadahi guna mensukseskan program pariwisata, naka Bali pun telah siap dengan segala macam sarana dan prasarana untuk memanjakan wisatawan – wisatawan yang berkunjung ditempat ini.  Dari sekian banyak sarana dan prasarana itu, salah satunya adalah tersediahnya jumlah hotel yang cukup. Pemerintah setempat telah berupaya mengandeng perusahaan swasta nasional untuk membangun kawasan hotel diberbagai titik strategis dan kenyataan ini bisa dilihat dari beberapa tempat telah dibangun sarana hotel dengan jumlahnya ratusan unit dari berbagaimacam kategori bintang, dimana kesemuanya itu bersaing dalam menggaet para wisatawan yang memang berlibur di pulau yang kuat ritualnya ini.  Dari hotel yang bertarif murah sampai bertarif mahal, dari bintang lima sampai kelas melati itu, semuanya telah tersedia di sejumlah objek tujuan wisata.  Mulai dari Kuta, Jimbaran, Sanur, Denpasar, Nusa Dua, dan tempat lainnya telah mempersiapkan berbagiamcam acara di masing-masing hotel dengan harapan para wisatawan yang hadir misa mengulur kepulangannya.





* Berbagai macam sarana Hotel dari kelas bintang lima sampai kelas melati tersediah di tempat titik strategis komplek wisata Bali dengan disertai perencanaan  program acara menarik semata-mata agar turis atau wisatawan yang berkunjung bisa mengulur kepulangannya *

10. Pasar Seni Sukowati
Ketika kita pergi wisata ke Bali, pasti tetangga atau teman kita berkata jangan lupa oleh-olehnya…ya. Berkaitan dengan hal tersebut, bila anda ingin memberikan oleh-oleh tersebut anda bisa mampir di Pasar Seni Sukawati yang terletak di Kabupaten Gianyar Bali. Meskipun kerajinan masyarakat Bali yang dijelaskan di atas juga dapat dijumpai diberbagai tempat, namun tempat yang satu ini yaitu  Pasar Seni Sukawati merupakanpusatnya kerajinan di Bali dengan beragam barang disampingitu harganya di jamin lebih murah. Tempat ini merupakan sebuah pasar yang sangat terkenal di Bali. Pasar Sukawati telah menyediakan bermacam-macam barang kerajinan seperti pakaian-pakaian seperti Batik khas bali, kaos oblong bergambar barong, celana pendek dengan beraneka ragam gambar menarik, kerajinan kulit, kerajinan kayu, pernik-pernik hiasan serta banyak lagi. Anda yang berbelanja disini jangan segan-segan untuk menawarnya, karena ini pasar tradisional kecocokan antara penjual dan pembeli jika pas, maka barangpun siap ditarik dan di bawah pulang.  Selain  pakaian-pakaian murah, di pasar ini juga terkenal dengan penyediaan sovenir khas Bali berupa barang-barang seni seperti lukisan dari berbagai aliran  serta berbagai model tas mulai dari kain batik, kain bermotif gambar pantai, pemandangan serta dari bahan lainnya. Pasar ini cukup luas dan terdiri dari banyak kios dengan keragaman barang sesuai dengan selerah para pengunjung.





* Pasar Seni Sukawati adalah pasar tradional di Kabupaten Gianyar Bali menjual segala macam kerajinan bali dengan harga murah. Tempat ini ramai dikunjungi para wisatawan yang ingin membeli oleh-oleh untuk teman atau sanak saudaranya sehabis wisata di pulau dewata ini *

11. Musik Khas Bali
Ketika anda tak sengaja melihat suatu tayangan video yang belum pernah anda lihat sebelumnya ketika berkunjung di rumah salah satu teman anda, setelah melihat tayangan itu dengan ciri musiknya yang begitu khas, dalam hati anda sudah mengetahui lokasi dimana video itu di shooting. Lewat musiknya saja orang sudah banyak mengenal tentang budaya Bali. Seni musik tradisional Bali mungkin sudah lama dikenal orang baik lingkungan lokal sendiri, nasional bahkan lingkungan International sudah banyak mengenal kekayaan pulau dewata ini. Musik tradisional secara kebendaan atau peninjauan peralatan yang dipakainya tak ubahnya seperti musik tradional jawa yang dikenal dengan seni karawitan itu. Musik trasional Bali memang mempunyai ciri khas tersendiri dalam cara memainkannya. Irama musik bali mengingatkan kita pada suatu semangat keceriahan, karena irama yang dimainkan mengadung kecepatan yang saling berkesinambungan. Komponen-komponen musik saling menyatu melahirkan suara gemuruh hingga yang mendengarkan tanpa terasa badan terasa seolah-olah mau bergerak. Kecepatan ini menyerupai musik tarian reog ponorogo yang menimbulkan suatu semangat, sehingga penari yang memakai topeng dengan ukuran besar serta berat itu selalu menggerak-gerakkan kepalanya kesana kemari, bahkan bergulung-gulung di tanah mengikuti irama yang didominasi dengan terompet itu. Kekuatan Musik bali ada pada kecepatan pukulan gamalan yang bersaut-sautan dalam tempo cepat. Ada beberapa jenis musik yang mempunyai keunikan tersendiri dalam memainkannya diantaranya Gemelan Jegog, Gamelan Gong Gede, Gamelan Gambang, Gamelan Selunding. Selain musik gamelan dengan menonjolan instrumentalnya, juga terkadang disatukan dengan  irama suara manusia yang saling bersaut-sautan seperti tari kecak, dimana tarian ini konon menirukan gaya seekor kera. Selain itu juga ada musik aklung gaya khas Bali yang dimainkan dalam rangka penyelengaraan upacara pembakaran mayat yaitu Ngaben, serta musik Bebonangan yang dimainkan pada saat penyelenggaraan upacara tertentu oleh masyarakat Bali. Dalam mendesain penyajian gamelan gaya Bali mengisyaratkan penampilan tersendiri sehingga menarik perhatian orang. Beragama motif-motif gaya bali dengan aneka warna baik yang menampilkan full color atau keemasannya menghiasi perangkat-perangkat musik yang akan dimainkan. Karena mempunyai ke khasan tersendiri banyak wisatawan manca negara dari berbagai negara turut belajar kesenian musik tradisional Bali. Meskipun seiring dengan kemajuan zaman melalui keragaman media bisa saja mempengaruhi warna musik khas Bali, namun karena kecintaan warganya itu, maka kesenian musik tradional Bali tetap bertahan dan masih eksis dalam penyelenggaraan setiap kegiatan ritual upacara keagamaan, meskipun tidak menutup kemungkinanmasuknya musikmodern sebagai sarana alternatif hiburan belaka.





* Musik tadisional Bali dengan keunikannya dan kekhasannya itu telah mengakar pada masyarakat Bali guna keperluan sarana ritual keagamaan atau untuk sarana hiburan guna mendukung kepariwisataan di Bali. Banyak wisatawan yang tertarik untuk mempelajarinya baik lokal maupun manca negara *

12. Pakaian Adat Bali
Pakaian adat Bali mempunyai keragaman jenis dan ornamen yang menyertainya. Masing-masing wilayah di pilau ini mempunyai ciri khas menyangkut simbo dan ornamennya masing-masing. Keanekaragaman tersebut dapat ditinjau dari aspek kegiatan atau sarana peribadatan, jenis kelamin serta umur para pemakainya. Status sosial dan ekonomi dalam masyakat Bali terlihat dari corak busana dan ornamen perhiasan yang telah dipakainya. Secara umum karakteristik pakian di bali dapat dikenali berdasarkan jenis kelamin penggunanya diantaranya untuk pakian putra gaya Bali memakai diantaranya adalah udeng sebagai ikat kepala, kain kampuh, umpal sebagai selendang pengikat, sabuk sebagai pengikat, senjata keris serta ornamen-ornamen pendukung lainnya. Sedangkan pakaian putri gya Bali memakai Gelung atau sanggul yang dipakai di kepala bagian belakang, sesenteng atau kembenkain songket, kain wastra, sabuk prada sebagai pembelit pinggul dan dada, selendang songket bahu ke bagian bawah, kain tapih atau sinjang yang di taruh sebelah dalam serta ornamen-ornamen pendukung lainnya. Keragaman ini dipakai menyesuiakan kegiatan yang akan diselenggarakan. masing-masing penyelengraan mempunyai cirinya tersendiri.





* Keragaman pakian adat Bali disesuaikan dengan keperluan kegiatan dan dapat mencerminkan dari identitas warganya. Pakaian yang tidak selalu ketinggalan adalah udeng atau ikat kepala yang digunakan oleh sese orang serta ornamen-ornamen khas Bali sebagai pertanda khusus yang bisa dibedakan dengan pakaian adat dari daerah lain *

13. Monumen dan Patung Kolosal
Pulau Bali Monumen dan Patung-patung berukuran raksasa menghias dibeberapa ruas jalan di sekitar pulau Bali. Monumen yang menjadi sejarah perjuangan rakyat Bali itu berada di kota Depasar tepat di depan kantor Gubernuran. Monumen yang diberi nama lengkap Monumen Bajra Sandhi atau juga Monumen Perjuangan Rakyat Bali. Kata Bajra Sandhi itu sendiri merupakan nama dari museum yang ada didalam monumen itu sendiri. Monumen ini ditujukan kepada para pahlawan rakyat Bali melawan penjajah pada waktu itu. Monumen yang didesain sekaligus sebagai museum perjuangan rakyat Bali itu,  dibangun di kawasan Lapangan Renon, dimana tempat ini menjadi sejarah terjadi perang Puputan artinya pertempuran kemerdekaan habis-habisan antara rakyat Bali melawan pasukan penjajah. Monumen ini ide awalnya adalah dari DR. Ida bagus Mantra saai itu Gubernur Bali, melalui sayembara merancang desain monumen dan sebagai pemenangnya adalah Ida Bagus Yadnya mahasiswa dari jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana tahun 1981. Pembangunan Monumen dan Museum ini memakan waktu kurang lebih hampir 13 tahun lamanya Dan diresmikan oleh Presiden RI Waktu itu adalah Ibu Megawati Soekarno Putri pada bulan mei 2003. Di dalam Monumen ini terdapat ruangan dan digunakan untuk museum perjuangan rakyat Bali. Di dalam museum ini terdapat 17 diorama yang berisikan perjuangan rakyat Bali ketika menjadi Kerajaan Bali sampai perang kemerdekaan. Ada salah satu diorama pahlawan Bali I Gusti Ngurah Rai bersama rakyat Bali bertempur melawan penjajah di pelabuhan Buleleng hingga perang Puputan margarana. Dimonumen tersebut juga ada menara dan bisa dinaiki sampai ke puncaknya hingga kita bisa melihat kota Denpasar dan sekitarnya seperti dari udara. Selain itu di beberapa kota disekitar Pulau bali ada beberapa patung berukuran raksasa tinggi dan besar menghiasi kota terdapat di beberapa sudut dan perempatan diantaranya patung Dewa Ruci yang terletak di kawasan simpang siur sekitar Mall Galeria Bali. Patung ini berdiri megah diantara jalan-jalan disekitarnya. Patung Satria Gatotkaca yang berada di tengah-tengah simpang tiga, sebelah timur laut Bandara International Nurah Rai dimana patung ini mengambil cerita mahabarata. Kemudian ada Patung Singa Ambara Raja, patung ini beruapa seekor singa yang bersayap dimana salah satu kakinya memegang jagung gembal. Patung ini telah menjadi simbol kota Singaraja, dan terletak di halaman Kantor Bupati Buleleng. Sebuah Monumen yang dipersembahkab korban BOM Bali adalah Gorund Zero Legian. Di Monumen ini tercatat nama-nama para korban serangan Bom Bali. Pada arah jalan Gajah Mada melewati melewati lapangan puputan Badung akan nampak sebuah Patung Catur Muka berada itengah taman yang indah. Patung ini memang mempunyai empat muka yang berbeda secara melingkar dengan posisi seperti arah mata angin. Sebuah patung yang paling populer adalah Patung Garuda Wisnu Kencana atau disingkat dengan GWK. Patung ini berada dalam suatu komplek di bukit jimbaran. Ukuran patung ini besar sekali yaitu menggabarkan Dewa Winu dengan ukuran 140 meter yang dapat dilihat dari kejuahan hingga mencapai lebih kurang 20 km. Sedangkan patung satunya lagi adalah Garuda yang menjadi kendaraan Dewa Wisnu, dimana perwujudannya juga dibuat dengan ukuran besar sekali. Kita bisa membayangkan, bahwa patung sebesar itu kok proporsinya pas sehingga enak dipandang mata seperti nyata, itulah kehebatan seniman-seniman Bali yang bisa mewujudkan patung sebesar itu.








5 komentar:

  1. artikel ini sangat menarik dan bagus tentunya, Ajeg Bali.

    BalasHapus
  2. terima kasih buat info nya,adi saya bisa mengerjakan tugas ips saya

    BalasHapus
  3. Terima kasih buat infonya.. Artikel ini sangat membantu..

    BalasHapus
  4. terima kasih kak infonya artikelnya sangat membantu

    BalasHapus
  5. boleh juga tulisannya jadi banyak bermafaat untuk orang lain

    http://www.marketingkita.com/2017/08/pengertian-pemasaran-dalam-ilmu-marketing.html

    BalasHapus